Curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir ini mulai membasahi jalanan Kota Makassar. Bagi kita yang mobilitasnya tinggi—mulai dari melewati area AP Pettarani, urusan ke daerah pengayoman, hingga bolak-balik wilayah pesisir—berkendara di tengah guyuran hujan tentu memerlukan kewaspadaan ekstra.
Jalanan yang licin serta munculnya genangan air di beberapa titik menuntut kondisi kendaraan kita selalu dalam performa prima. Agar perjalanan Anda tetap aman, nyaman, dan bebas mogok, berikut adalah tips edukatif seputar persiapan dan perawatan mobil di musim hujan yang wajib Anda terapkan.
Sebelum memutar kunci kontak atau menekan tombol start/stop engine, pastikan 4 komponen ini berada dalam kondisi siap tempur:
Karet Wiper dan Air Pembersih: Wiper yang sudah keras atau bergaris tidak akan maksimal menyapu air. Ini sangat berbahaya karena bisa mengganggu visibilitas Anda saat melintasi hujan lebat.
Kondisi Ban (Alur dan Tekanan): Ban yang gundul rawan memicu terjadinya aquaplaning (ban melayang di atas air) yang membuat mobil hilang kendali. Pastikan tekanan anginnya pas, tidak kurang dan tidak lebih.
Sistem Pengereman: Pastikan minyak rem cukup dan kampas rem masih tebal. Jalanan basah membuat jarak pengereman menjadi lebih panjang dibanding kondisi kering.
Kondisi Lampu-Lampu: Lampu utama, lampu kabut (fog lamp), dan lampu penunjuk arah (sepatutnya berfungsi normal) sangat membantu menjaga visibilitas Anda sekaligus memberi tanda bagi pengendara lain dari arah berlawanan.
Jika Anda terpaksa harus melewati jalanan yang tergenang air di beberapa titik kota Makassar, jangan panik. Terapkan langkah aman berikut:
Ukur Ketinggian Air: Sebagai patokan aman, jika genangan air sudah melewati setengah roda mobil atau setinggi knalpot, sebaiknya cari rute alternatif lain.
Gunakan Gigi Rendah dan Jaga Putaran Mesin: Jika dirasa aman untuk melintas, gunakan gigi manual 1 atau L (untuk matik). Jaga kecepatan tetap konstan agar air tidak masuk ke dalam saluran pembuangan (knalpot) maupun ruang mesin.
Matikan AC Jika Genangan Cukup Tinggi: Langkah ini berguna untuk mencegah kipas radiator rusak atau menyemburkan air ke area komponen kelistrikan mesin yang sensitif.
Satu kesalahan klasik yang sering dilakukan pemilik mobil adalah membiarkan mobil kering sendiri setelah kehujanan. Air hujan mengandung zat asam yang cukup tinggi. Jika dibiarkan menempel dan mengering di bodi mobil, zat asam ini bisa merusak lapisan cat (clear coat) dan memicu timbulnya jamur bodi serta karat.
Tips Solutif: Segera bilas mobil Anda dengan air bersih begitu sampai di rumah, lalu keringkan menggunakan kain mikrofiber hingga benar-benar kering. Jangan lupa juga bersihkan area kaki-kaki dan bawah mobil untuk merontokkan kotoran atau pasir jalanan yang menempel.
Menghadapi musim hujan tentu jauh lebih tenang jika Anda menggunakan kendaraan dengan ground clearance yang tinggi dan didukung fitur keselamatan modern yang lengkap.
Bagi Anda yang ingin melakukan check-up kondisi kendaraan secara menyeluruh, atau sedang mencari unit mobil baru yang paling tangguh untuk menemani aktivitas Anda di Kota Makassar, jangan ragu untuk berkonsultasi. Kami siap membantu memberikan solusi terbaik, hitungan simulasi kredit yang paling ringan, hingga promo spesial bulan ini khusus untuk Anda.
Hubungi Layanan Informasi & Konsultasi Resmi Daihatsu Makassar sekarang juga melalui tombol WhatsApp di bawah ini!